Pengetahuan Dasar Judi Capsa Susun Bagi Pemula

Pengetahuan Dasar Judi Capsa Susun Bagi Pemula

Setelah dalam beberapa waktu terakhir kita selalu membicarakan mengenai permainan poker online, roulette dan judi bola online, kini kita akan masuk ke topik yang membahas seputar permainan capsa susun. Sama seperti poker online, capsa susun online juga merupakan permainan judi yang menggunakan kartu remi sebagai media permainannya. Berbeda dengan poker online, dalam permainan capsa susun, si penjudi atau pemainnya harus menyusun kartu – kartu yang didapatkannya sedemikian rupa untuk diadu dengan susunan kartu milik lawannya. Dan tentunya, pemain dengan susunan terbaik akan memenangi game dan mendapatkan uang sejumlah yang dipertaruhkan. Dan disini kami akan memberikan edukasi singkat mengenai permainan capsa susun ini sehingga bagi anda yang memang tertarik untuk mencoba peruntungan dari permainan yang satu ini anda bisa memahaminya secara mudah. Inilah pengetahuan dasar permainan capsa susun bagi pemula :

Baca juga : Tips Memenangkan Ceme Online Dengan Mudah

Cara Bermain Capsa Susun

Seperti yang sempat disebutkan tadi, permainan capsa susun mewajibkan si penjudi atau pemain menyusun sejumlah kartu yang didapatkan sedemikian rupa untuk diadu dengan susunan kartu milik pemain lawannya. Dalam permainan capsa susun, terdapat 13 kartu yang akan dibagikan kepada masing – masing pemain dan dalam satu room, capsa susun dapat dimainkan maksimal oleh 4 orang (jumlah ideal). Dari 13 kartu, pemain harus menyusun kartu – kartu tersebut dalam 3 susunan layer. Layer atau lapisan pertama (paling atas) terdiri atas 3 kartu sementara 2 layer berikutnya (baris kedua dan ketiga) terdiri atas 5 kartu. Adapun 13 buah kartu yang didapatkan pemain dalam permainan capsa susun, sifatnya acak atau random sehingga si penjudi harus menyusun atau mengurutkannya dengan skema atau susunan kartu tertentu untuk kemudian diadu atau dibandingkan dengan susunan milik pemain lainnya. Dan dalam proses menyusun 13 buah kartu ini, terdapat waktu yang terbatas dan pemain capsa susun yang gagal menyelesaikan susunan hingga waktu habis maka akan dianggap gagal (jika susunan salah).

Cara Penyusunan Capsa Susun

Dalam permainan capsa susun, tentu memiliki aturan tersendiri dalam penyusunan kartu – kartunya, sebab jika tidak demikian, permainan capsa susun ini tidak akan seru atau menarik. Adapaun aturan baku dalam permainan capsa susun adalah layer bagian atas harus bernilai lebih rendah dari layer dibawahnya. Misalnya layer 1 (paling atas) terdapat susunan kartu 3 of kind (3 kartu kembar), maka di layer 2 dan 3, harus memiliki susunan lebih bagus / lebih tinggi dari 3 of kind, contohnya quads (4 kartu kembar) hingga royal flush. Jadi ketika anda menyusun kartu capsa susun dimana layer atas bobotnya lebih tinggi dari layer dibawahnya, misalnya layer 1 (3 of kind), layer 2 (2 pair) dan layer 3 Full House, maka susunan tersebut salah dan anda akan dianggap gugur / kalah. Mengapa salah ? sebab layer 2 memiliki skema 2 pair sedangkan layer 1 (layer paling atas) memiliki skema 3 of kind yang merupakan skema yang lebih tinggi dari 2 pair (2 pasang kartu kembar). Dan skema yang digunakan dalam permainan capsa susun sama seperti permainan poker, mulai dari High Card hingga Stright Flush, Royal Flush dan seterusnya.

Aturan Penilaian Capsa Susun

Penilaian dalam capsa susun tentu berdasarkan pada bobot skema kartu yang dimiliki pemainnya. Setelah para pemain capsa susun yang tergabung dalam satu room / satu table selesai menyusun kartu – kartu yang mereka dapatkan, secara otomatis layer terbawah akan dibuka untuk pembukaan pertama. Disini akan dilihat, mana pemain yang mendapatkan skema terbaik. Misalnya terdapat pemain A, B, C dan D dalam satu meja. Si pemain B memiliki skema 3 of kind pada layer terbawah sementara pemain A, C dan D hanya memiliki 2 pair. Tentunya si pemain B menang atas 3 pemain lainnya dalam layer terbawah tersebut, selanjutnya sistem akan mengakumulasikan sementara, nilai kemenangan dari si player B. Demikian juga untuk bukaan selanjutnya, yakni layer tengah atau layer 2 dan terakhir layer 1 atau layer paling atas. Di akhir penilaian (setelah penilaian layer 1), sistem akan memperhitungkan kemenangan atau kerugian dari masing – masing player. Misalnya si player B tadi, menang 60.000 untuk layer 3, kemudian ia kembali menang 20.000 untuk layer 2 dan di layer terakhir dia kalah 20.000, maka di akhir game tersebut saldo si player B akan bertambah sebesar 60.000. Lalu, bagaimana jika terjadi kondisi dimana semua pemain memiliki skema yang sama, misalnya semua pemain memiliki full house di layer 3, maka penentuan kemenangannya akan didasarkan pada nilai dari kartunya. Misalnya pemain A memiliki (777JJ), B (33322), C, (55544) dan D (777JJ), maka dari contoh tersebut pemain A dan pemain D memiliki kartu lebih baik dari B dan C, lalu bagaimana dengan skema sama dan nilai sama yang dimiliki player A dan D ? jika kondisi kembar ini terjadi maka penilaian berikutnya didasarkan pada daun dari kartu yang mereka miliki. Urutan daun terbesar ke yang terkecil adalah, Spade (sekop), Heart (hati), Diamond (wajik), dan Club (keriting).

Skema Kartu Yang Sering Muncul Dalam Capsa Susun

Skema kartu yang paling sering muncul dalam permainan capsa susun adalah pair (99), yang merupakan kartu yang pasti muncul setiap pembagian, kemudian ada 2 pair (55,JJ), three of kind (555), double three of kind (888, 444), flush (5 buah kartu dengan daun kembar) serta full house. Dengan status kartu yang sering muncul yang dimiliki oleh skema full house, maka anda harus menyadari bahwa full house bukan kartu yang spesial dalam permainan capsa susun, kendati skema ini memiliki bobot poin. Dan jika anda mendapatkan skema yang lebih baik dari kartu – kartu yang sering muncul sebagaimana yang disebutkan diatas, maka anda berpotensi besar mendapatkan uang banyak dalam game tersebut, sebab ditangan anda terdapat kartu spesial yang dapat memenangkan anda atas nilai taruhan besar dalam satu bukaan.

Tantangan Dalam Permainan Capsa Susun

Terdapat tantangan dalam bermain capsa susun, yakni bagaimana caranya untuk menyusun kartu secara berimbang pada setiap layer yang ada. Sebab ketika anda hanya memusatkan skema terbaik pada 1 layer, maka anda akan kalah di 2 layer lainnya, yang tentunya justru menghadirkan kekalahan bagi anda kendati anda mampu memenangi 1 layer pada game tersebut.